Yes,Indonesia is The Most Smiling Country in The Planet


0110_B35Ditengah-tengah hiruk pikuk dan karut marut dunia politik Indonesia masih ada berita  yang cukup menyejukkan datang dari Swedia.

Kalau sebelum-sebelumnya kita saya tahunya negara yang paling digadang-gadang sebagai negeri penuh senyuman adalah Thailand dengan taglinenya “The Land of  Smile”  yang amat populer di kalangan pelancong seluruh dunia itu, maka tahun ini kita bolehlah sedikit berbangga hati karena the land of smile yang sejati di 2009 ini adalah Indonesia.Paling tidak menurut laporan The Smiling Report di Swedia sono.

Negeri kita,Indonesia ternyata menjadi Negara paling murah senyum dan paling memberi salam di tahun 2009 ini  menurut laporan The Smiling Report yang dirilis bulan lalu.Anda tahu skor yang didapat Indonesia untuk tingkat kemurahan senyum?

Indonesia mendapat skor hampir sempurna 98%,untuk tingkat kemurahan senyum dan 98% juga untuk pemberian salam.Berikut cuplikan laporan dari The Smiling Report.

The Smiling Report 2009

Smiling

2008 was 77% compared to 82% in 2007 and 87% in 2004. The highest smiling country was Indonesia with 98% and the lowest was Pakistan with 44%. The best smiling industries were Health & Beauty Care and Transport with 86% and the lowest scores were in B2B with only 52%.

Greeting

2008 and 2007 was 81% compared to 88% in 2004. The highest greeting countries were Indonesia and Hong Kong with 98% and the lowest was Morocco at 48%. The best greeting was found in Government services with 94% while B2B had 70%.

sumber : http://www.smilingreport.com

Semoga saja hasil survey ini memang mencerminkan keadaan sesungguhnya bangsa Indonesia yang masih bisa tersenyum ditengah-tengah segala penderitaan dan kesulitan hidup yang terus menyelimuti negeri ini.Karena konon survey senyuman ini dilakukan oleh agen-agen khusus dari The Smiling Report yang independen jadi kemungkinan kecil ada “titipan” atau “pesan sponsor” dari pihak  yang di survey.Jadi jangan samakan dengan lembaga-lembaga survey di negeri kita yang konon bisa diarahkan sesuai orderan itu ya.

Saya juga berharap semoga pemerintah khususunya orang-orang seperti Jero Wacik agar  bisa memanfaatkan hal ini sebagai daya tarik untuk menarik lebih banyak devisa lewat pariwisata.Paling tidak kita juga bisa mengklaim sebagai The Real  Land of  Smile.Kita tidak kalah ramah kok dari Thailand atau Malaysia.

Sehingga makin banyak pelancong dari penjuru dunia berkunjung dan menambah devisa kita.Tapi kalau mengingat rekam jejak dan performa kerja Jero Wacik sepertinya hal ini sulit untuk diwujudkan.

Apapun itu,bangsa Indonesia memang harus tetap tersenyum walau kesulitan terus mendera bangsa ini dan bukankah Rasulullah pernah bersabda bahwa “Senyum adalah sedekah yang paling mudah”?

So,keep smiling saudaraku🙂

*gambar : Senyum 2  gadis cilik korban tsunami Aceh 2004,diambil dari: englishdaily.cn

11 Tanggapan

  1. Manis ya…senyum 2 gadis cilik itu…
    Sepertinya saya mesti belajar tersenyum dari mereka…
    *Btw dari dulu senyum mu gak pernah berubah al*

  2. iya dong. Indonesia gitu loh!🙂

  3. Aduh maap. saya ga merasa menderita dan kesusahan tuh hidup di Indonesia . Hehe

  4. salam kenal pak.. wah baru dateng di suguhi keep smileng🙂 ehhehehhe semoga senyum tulus selalu kita berikan untuk siapa aja😀

  5. numpang senyum ya… hehe…

  6. Alhamdulillah, akhirnya kita punya rekor nomor satu di hal positif

  7. wah wah wh tak kukira ternyata anak ini hobi nulis yah… berat lagi bacaannya

    terusin bro….

  8. ya iyalah…murah senyum……tapi mahal buat keluar uang!!!

  9. maaf ya..
    saya minta fotonya..

  10. mungkin memang bener kata orang, kalau bangsa Indonesia ini selalu bahagia😀
    salam kenal

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: