Beginilah Bila Besan Presiden Jadi Tersangka Korupsi


auliapohanSiapa yang tidak kenal Aulia Pohan,ayah dari Annisa Pohan sekaligus besan presiden SBY.

Setelah membuat banyak pihak meragukan kesungguhan SBY dalam memberantas korupsi karena besannya sendiri,Aulia Pohan tidak kunjung ditahan karena kasus aliran dana sebesar Rp. 100 miliar (yo’i coy…seratus miliar!!) dari Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia dan Bank Indonesia akhirnya besan presiden kita ditetapkan juga menjadi tersangka pada 30 Oktober 2008 namun baru ditahan 27 November 2008 lalu.Hampir sebulan setelah dinyatakan tersangka Aulia baru masuk tahanan,kok bisa molor begitu ya?tanya ken….apa?

Fakta bahwa Aulia adalah besan SBY membuat banyak pihak (termasuk rakyat kecil seperti saya) yang khawatir akan ada perlakuan istimewa terhadap Aulia.

Komitmen KPK yang berjanji tidak akan memberikan perlakuan khusus terhadap Aulia pun sepertinya belum cukup untuk mengurangi kekhawatiran publik karena praktek di lapangan oleh aparat penegak hukum yang berhubungan langsung menangani Aulia mungkin saja tidak sejalan dengan komitmen KPK.

Sejak Aulia ditahan saya mencatat beberapa hal yang mungkin semakin memperbesar kekhawatiran publik atas sikap bias yang dihadapi penegak hukum mengingat posisi Aulia yang bukan orang ‘sembarangan’.Biar kata dia tersangka KORUPTOR,kan Aulia tuh BESAN presiden gitu loooh

Berikut beberapa hal menarik yang bisa jadi catatan mengenai Aulia dan orang-orang dekatnya semenjak ditahan di Rutan Brimob Kelapa Dua- Depok.

1.Annisa Pohan (anak),Agus SBY (menantu) dan Almira (cucu) menjenguk Aulia di tahanan dan baru  keluar dari tahanan sekitar pukul 20.25 WIB bahkan istrinya Mulyaningsih, belum keluar dari ruang tahanan Blok B Markas Brimob hingga pukul 21.30 WIB.Padahal jam besuk di ruang tahanan Brimob itu hanya berlaku hingga pukul 18.00 WIB.Berarti ada pelanggaran jam besuk 3 jam lebih!

Walaupun ketua KPK pada 2 Desember 2008 (4 hari setelah kejadian) buru-buru mengatakan bahwa tahanan baru KPK boleh dibesuk sampai malam tidak ayal hal ini menimbulkan pertanyaan bukankah seharusnya semua tahanan itu harus diperlakukan sama entah itu tahanan kasus maling ayam kek atau kasus korupsi kek semuanya mempunyai hak yang sama?atau memang berbeda?Kalau begitu bagi anda yang punya saudara yang terkena kasus kriminal ‘kelas teri’ dan ditahan di tahanan dan bukan karena kasus korupsi apalagi anda bukan keluarga besan presiden jangan coba-coba melewati jam besuk ya.

2.Tiap hari besan Presiden kita yang jadi tersangka kasus korupsi ini dapat nasi goreng istimewa.Hmm…bisa order menu lainnya gak ya?

3.Aulia ‘menginap’ di tahanan yang punya fasilitas cukup wah bagi ukuran seorang yang berstatus ‘tersangka’.Mau tahu apa saja fasilitasnya?kamar seukuran 4×4 meter,penyejuk ruangan, televisi, springbed, kamar mandi di dalam, dan juga kulkas.Hmm….nikmatnya jadi tersangka.

4.Karena ingin ber-Idul Adha bersama keluarga,Aulia minta penangguhan penahanan.Tahanan kan juga pengen berhari raya di rumah apalagi bisa makan sate bersama keluarga.Hmm…

5.Pengacara Aulia Pohan (Amir Karyatin) menentang keharusan bagi tahanan KPK (termasuk Aulia) untuk memakai baju khusus tahanan korupsi.

“Siapa yang mengharuskan? Apa UU-nya? Kalau dia (Aulia) nggak mau pakai, mau apa? Orang sudah ditahan ngapain pakai baju itu?” kata Amir Karyatin di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Rabu (3/12/2008). (sumber : detik.com)

Kalau nggak mau pake,lo mau apa?“hmm…hebat juga ya.Seperti jagoan di film-film saja.

Tapi,bukannya dimana-mana yang namanya tahanan itu pakai baju khusus pak?

yang lebih menarik lagi adalah komentar pengacara Aulia Pohan berikut ini,

“Buat apa dipakai baju itu. Itu berlebih-lebihan. Beliau (Aulia) itu siapa sih? Beliau itu mantan Deputi Gubernur BI. Bukan orang sembarangan. Beliau mengatakan pada saya tidak mengambil satu sen pun dan uang yayasan itu bukan uang negara,” jelasnya (sumber : detik.com)

Wah enak nih,kalau kita jadi pejabat tinggi dan tersangkut kasus korupsi kita bisa menolak memakai baju tahanan nih.Kita tinggal bilang saja “Saya tidak mau pakai baju tahanan,Saya bukan orang sembarangan tau!

6.Aulia minta segera dibebaskan karena dia tak merasa makan uang negara.Mungkin maksud Aulia Pohan karena kasus dia hanya melibatkan uang Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia.

“lah,uang yayasan dapatnya dari mana Pak?”

“emang kalau uang yayasan diselewengkan itu oke-oke saja?”

7.Annisa jadi jaminan supaya bapaknya bisa menghirup udara segar untuk sementara dan bisa berlebaran haji bersama keluarga.Maju terus pantang mundur,biar statusnya tahanan kalau bisa ber-Idul Adha bersama keluarga di rumah kan lumayan.Lagian perlu diingat,ini keluarga besan presiden lhooo.

Yah begitulah bila bukan orang sembarangan (baca : Besan Presiden kita) jadi tersangka kasus korupsi.Ternyata di negeri ini masih sulit untuk mendapatkan bukti konkrit mengenai persamaan hak di mata hukum bagi seluruh warga negara ini.

Tapi perlu diingat,status Aulia saat ini masih tersangka dan belum memasuki proses persidangan.Kita lihat saja sejauh mana keberanian KPK dan kesungguhan SBY dalam tekadnya untuk memberantas korupsi.Apakah hati nuraninya masih bisa membuatnya berjalan on the right track dan membiarkan besannya dijatuhi hukuman setimpal atau malah akan ada intervensi-intervensi dan pemecahan secara ‘kekeluargaan’ atau penjatuhan hukuman yang amat sangat ringan dan kemudian penahanan Aulia Pohan saat ini hanya sebagai drama pemanis menjelang pemilu 2009?

Hanya waktu yang akan menjawabnya.

Sumber Photo : tabloidsensor.blogspot.com

Satu Tanggapan

  1. Kepada pak Presiden SBY ,….seperti makan buah si malakama ya enggak di proses sudah komitmen di proses besan sendiri. …makan hati juga nih. Mungkin Pak SBY enggak menyangka kejadiannya seperti ini. Bravo pak SBY

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: