Mas Suka,Masukin Aja-Besar Kecil I’ts Okay (opo maneh iki?)


film19741Oh God,film apa lagi ini?

Saya nggak tahu dengan pendapat sampean-sampean semua tapi menurut saya film-film beginian kok membawa kita mundur ke 20 tahun yang lalu ya.

Judulnya itu loh,Ngghuilani puol Cak…Mas suka,masukin aja-Besar Kecil it’s Okay .Apa coba maksudnya?

Film ini dibintangi beberapa artis seperti Dorce,Kiki Fatmala,Kiki Amalia,Doyok,Kadir dan lain-lain.Soal jalan cerita yah bisa anda tebak sendiri lah.

Wes,saya gak mau berkomentar banyak.Saya cuma berfikir kalau begini terus kapan majunya bangsa kita ya?ampun dah.

Nih komentar si om India yang jadi produser nih film.

Sengaja Pilih Judul “Mengundang”Membaca judul film ini, Mas Suka Masukin Aja, terasa sangat mengundang. Produser dari K2K Production sengaja memilih judul itu untuk meraih satu juta penonton.

“Komersial saja. Di tengah maraknya film Indonesia, saya coba mencari celah untuk mendatangkan keuntungan,” ujar KK Dheraaj, produser yang juga sutradara dalam film ini saat acara syukuran di Jakarta, Senin (13/10).

Tidak hanya pada judul, Dheraaj juga coba menggabungkan komedian antargenerasi untuk menarik para penonton. Tercatat 22 artis dan aktor, serta komedian, meramaikan film ini. Ada Doyok, Kadir, Dorce Gamalama, Komeng, Ucok Baba, hingga Olga Syahputra. Sementara untuk “pemanisnya”, ada Kiki Fatmala, Tessa Kaunang, dan Kiki Amelia.

“Saya sengaja menggabungkan artis senior dan junior karena ingin merangkum semua penonton. Jadi orang tua maupun anak-anak bisa menonton film ini,” ujar Dheraaj.

Seyogianya film ini adalah komedi dewasa, sesuai dengan tagline yang ada. Namun, Dheraaj menyebutkan bahwa film ini bisa ditonton oleh segala umur.

“Tidak selamanya film komedi dewasa itu tidak mendidik. Di film ini, ada sesuatu yang bisa jadi pembelajaran. Apa itu? Silakan tonton sendiri,” tambahnya.

Dorce Gamalama yang berperan sebagai Mak Irit, dukun yang mampu mengecilkan alat vital, mengaku sangat gembira bermain dalam film ini. Ia sudah lama tidak bermain film. “Ini mungkin langkah awal kembalinya saya di dunia layar lebar. Makanya, saya sangat bersyukur atas film ini, apalagi bermain bersama Doyok dan Kadir yang dahulu juga pernah main bareng,” ujarnya.

Dalam kisah Mas Suka Masukin Aja, Dorce memiliki tiga murid yang diperankan oleh Kiki Fatmala, Kiki Amelia, dan Verlyta Evelyn. Ketiga murid itu, nantinya akan mewarisi kemampuan Mak Irit untuk mengecilkan alat vital, namun ia belum memutuskan, siapa yang akan menerima secara lengkap ilmu itu.

Artis Berani

Jika melihat pemeran murid-murid Mak Irit, mereka adalah artis-artis yang terkenal “berani”. Namun, mereka menyanggah bahwa dalam film ini akan bermain vulgar. Kiki Fatmala mengaku, tidak masalah jika harus berbusana seksi lagi.

“Saya baca skenarionya, wah bikini lagi. Tapi nggak masalah, selama dalam batas kewajaran,” ujar Kiki Fatmala.

Sementara itu Kiki Amelia, bintang baru yang juga berani tampil “syur” merasa tertantang saat bermain film ini. Pasalnya, ia harus bermain dengan sejumlah pemain senior.

“Sebenarnya tidak ada istilah senior dan junior dalam film ini. Semua tergantung kerja samanya untuk menghasilkan film yang bermutu. Dan senangnya, semua bisa bekerja sama,” ujar Tessa Kaunang yang juga bermain dalam film ini.

Film Mas Suka Masukin Aja adalah film keempat yang diproduksi oleh K2K Production, setelah sebelumnya memproduksi Genderuwo, Skandal Babi Ngepet, dan Anda Puas Saya Loyo. Dalam film itu, KK Dheraaj juga bertindak sebagai produser dan sutradara. Hanya kemudian, film-filmnya sempat menuai kritikan di media massa.

Untuk kali ini, Dheraaj menyebutkan, akan menampilkan yang lebih bagus, terutama memperhalus editing. Ia menyebutkan proses pascaproduksinya dilakukan di sebuah studio di Hongkong.

“Saya pikir semua bayi akan belajar untuk bisa berjalan. Film saya pun demikian. Jadi jangan ragu dulu sebelum menyaksikan,” ujar Dheraaj menanggapi kritikan yang masuk.

Mengenai maraknya film bertema sejenis yang marak bermunculan, Dheraaj menyebutkan, akan memberikan warna baru. Ia menyebutkan ada beberapa scene yang dapat mengocok perut, seperti adegan balapan bajaj yang akan diperankan oleh Doyok, Akrie Patrio, dan sebagainya.

“Orang membaca judulnya saja sudah gemetaran. Tapi pertanyaannya, enak apa nggak?” ujar salah satu pemainnya, Kadir. Mungkin jawabannya saat menonton film ini yang akan diputar pada November 2008 nanti. (Sumber :www.filmpendek.org)

So,bagi yang merasa besar atau kecil asalkan mas suka,masukin aja!masukin kemana?mboh lah.

Oh Indonesia…Indonesia……..*ngelusdadadotcom

39 Tanggapan

  1. Film Indonesia yang sudah mulai bersinar, sekarang diredupkan lagi sama film kotoran kayak gini….
    Emang udah jelas Produser & Sutradaranya bikin film ini kayak mau buang hajat, terus gimana caranya kotorannya bisa dijual. Kotorannya ya film ini!!!!!
    Ancur lagi dah film Indonesia!!!!

  2. Film Indonesia yang sudah mulai bersinar, sekarang diredupkan lagi sama film kotoran kayak gini….
    Emang udah jelas Produser & Sutradaranya bikin film ini kayak mau buang hajat, terus gimana caranya kotorannya bisa dijual. Kotorannya ya film ini!!!!!
    Ancur lagi dah film Indonesia!!!!

  3. Yaahhh…begitulah sutradara indonesia !!!
    kebanyakan mengkhayal yang nggak2

    Bukan hanya di film, coba liat sinetron2 di sebuah stasiun TV swasta (yg kabarnya si mau bangkrut)
    Sinetron2nya gak mendidik banget
    Parahnya, itu ditayangkan di waktu2 yg anak kecil pun bisa nonton
    Ngelus dada dah…apa jadinya generasi indonesia kalo trus dicekoki dengan tontonan yg kaya’ gitu

    Mbok ya pemerintah itu ikut turun tangan po’o
    Gak diam aja

    Mbuh lah….:(

  4. its great, thank u very much🙂

  5. yang komentar pasti belum nonton filmnya. Baru baca judul aja udah komentar panjang lebar… memang negara ini penuh dgn “org pintar” (baca: Dukun)

  6. Baiknya ngasi judul film yang keren dan jangan ngundang orang ngeres melulu, ntar salah2 dijerat undang2 porno itu lho ………

  7. whahwahhwah gw kmrn br liat sdkt ulasan klip-ny dBioskop ud ngocok perut..
    g sabar pgn cepet2 liat filmny
    biarpun sdkt vulgar tp sprtiny SERU!!

  8. gila!…
    sutradara n produsernya punya otak gak sih??…
    gw rasa dia maw bikin BF tapi gak kesampean…
    ato udah bikin n brusaha bikin jadi komersil??…

    dimana hati nuraninya??…
    ditengah2 maraknya isu uu app malah bikin film kampungan dan norak seperti ini…
    asal tahu aja…
    judul itu mencerminkan isinya…
    jd kalo judul filnya gak bener boro2 orang mau liat filmnya…
    kalo di bilang mendidik…
    saya rasa cuma orang tolol yang ngajak anak2nya nonton film kayak gini…

    gimana indonesia tambah maju coba kalo produser filmnya aja gak bermoral dan ngeres mikirin seks doank!!!…

  9. flim seperti ini jarang bgt , , , because ne film bner” membawa Q-tha ke era 20an GetOh . . .

  10. Ni sutradara layak masuk “Most Hated Director!”
    Film-filmnya gak jelas semua. Mulai dari Genderuwo yang buruk rupa, Babi yang ngepet (gak pake pampers seh) dan yang Loyo-Loyo itu.
    Yang lebih busuk adalah mereka yang melihatnya di bioskop.
    Sayang uangnya buuu

  11. mari mendoakan agar film ini dilarang oelh lembaga sensor

    SUDAH CUKUP BANGSA INI DIHANCURKAN AHLAKNYA

  12. Saya, bru aja nonton film ini tadi siang. Dan sejujurnya tidak ada hal yang bisa diambil pelajaran dari film ini. dari awal hingga akhir plot cerita sangat nggak jelas, editing terasa “jumping” dimana2. Banyak visual yang seronok.
    Pufh…cukup sudah alasan untuk mengatakan film ini sangat tidak layak tayang.

    Dan saya sangat-sangat kecewa dengan pernyataan ini :

    “Seyogianya film ini adalah komedi dewasa, sesuai dengan tagline yang ada. Namun, Dheraaj menyebutkan bahwa film ini bisa ditonton oleh segala umur.
    “Tidak selamanya film komedi dewasa itu tidak mendidik. Di film ini, ada sesuatu yang bisa jadi pembelajaran. Apa itu? Silakan tonton sendiri,”

    Saya kaget, karena banyak lelucon2 dewasa yang sangat tidak pantas didengar oleh anak-anak. dan bagaimana mungkin orang-orang itu mengatakan film ini bisa ditonton semua umur.

    Dan saya lebih kaget lagi ketika di bioskop yang saya tonton, banyak orang tua yang membawa anak kecil menonton film ini. (semoga mereka menyesal….).

    Mari bangkitkan film Indonesia….!!!

  13. nora’ nora’ nora’
    film indonesia yang judulnya bener aja masi banyak yang jalan ceritanya ga jelas,,,,
    apa lagi yang judulnya ga bener makin ga jelas aja tuh jalan cerita,,,
    bisa ga segh cari ide yang kreatif,,,
    yang bisa menghibur tp ga nora’
    yang lucu tp minterin ,,,,
    please deh,,,

  14. gw ga suka bgt film ky geneh!!!!

  15. produser dan sutradara indonesia membuat film sudah tidak mempertimbangkan sisi moralitas, mereka lebih mengedepankan sisi komersialnya saja, bagaimana cara mengeruk keuntungan yang banyak alhasil masih banyak film2 yang bertema sex, hantu dan sejenisnya,karena mereka memanfaatkan pola pikir masyarak kita pada jaman2 kebodohan…tapi dengan bergulirnya waktu dan semakin pintarnya masyarakat kita semoga film2 tersebut tidak laku, padahal masih banyak tema2 yang lebih bisa mencerdaskan bangsa ini dan menyadarkan para pemimpin negeri ini yang bisa di angkat menjadi film yang bisa jadi akan fenomenal..sebutlah sperti laskar pelangi, yah kita tunggu aza. jangan sampai orang2 keturunan punjabi mengacak2 acak negeri ini hanya untuk keuntungan mereka pribadi

  16. Bagi si produser bombay yang penting dapat duit. Diulang skale lagi DUIIIIIIIIIIIIITTTTTTTTT. Urusan moral generasi bangsa rusak, udah ada orang lain yang nanganin.

  17. Ikutan ngoment..
    hari ini qw liat judul film ini di koran
    Mbaca judulnya aja udah buat penasaran sekaligus muak, apa aktor and aktrisnya ga ada yang kritis yah???
    Bukannya sok suci dengan memvonis cover tanpa melihat isi tapi qw yakin banget banyak orang yang merasakan kesan yang sama pertama kali membaca judul film yg tidak mendidik ini.
    Selamatkan film Indonesia
    Lembaga Sensor FILM .. r u still alive????

  18. Gw setuju bgt bahwa ni film komersil bgt dgn memakai judul yg mengundang.
    Masalah merusak moral apa nga, gw ga tau (blum nonton sih), tapi gw tertarik untuk nonton, yg jelas gw yakin moral gw ga bakal rusak karena gw cm pengen ketawa.
    Tp gw khawatir kalo ditonton ma generasi muda yg msh labil.

  19. liat judulx aj jijayyyy
    males bgt d ntonx..

  20. KK DERAJ PRODUSER TERBODOH SEINDONESIA

  21. deportasi aja tuh si bombay, msh banyak judul dan tema yg baik dan komersiil “ayat2 cinta” Laskar Pelanggi dan CTB, gebleg….

    mangnya org kira akan pikir itu judul diibaratkan “liang idung? mau jempol,telunjuk,jari tengah,jari manis,kelingking bisa masuk….

  22. selera pasar orang indonesia emang payah yah yah yah…

  23. kalo saya mah udah kagak tahu perkembangan film kita paling banter dari baca postingan kayak gini….hhmm….

  24. Bah, temen gw udah nonton dan dia bilang nih film gak ada lucu2nya sama sekali. Semenjak film QUICKIE EXPRESS sukses, banyak banget film bertema komedi selangkangan yang ngikutin. Udah gitu gw sih kesel ama nih film buatan K2K, soalnya percuma aja gitu dia nampilin aktor2 komedi senior dan junior kalo naskahnya amburadul. Dari dulu nih K2K selalu begitu.

    Waktu Ayat-Ayat Cinta sukses, mulai deh film bertema religi menjamur. Males banget aja.

  25. hehehhe…terakhir aku lihat film indonesia itu judulnya kok setannya beneran.

    Film komedi tetapi sayang ada unsur-unsur sensual yang ditampilkan. Tidak menafikkan, hal itu memang lezat dipandang mata. Tetapi tentunya jika itu istri sendiri. hehehe…

  26. Buat KK Berak eh Deraj… kalo mo berak di WC dong! jangan di bioskop! Di bioskop negara gue lagi, di bombay aja sana!! Bikin filem apa berak luh?!! Najis lo!!

  27. Buat KK Berak eh Deraj juga nih… BANGSAT LO INDIA!!!! JANGAN RUSAK CITRA PERFILMAN NEGARA GUA!!!!

    PRODUSER ORANG INDIA BANGKE SEMUA!!!!
    JUALAN KAIN AJA CUKUP DISINI,,GAK USAH BAWA CITRA FILM SAMPAH NEGARA LO!!!!

  28. i love porn………..

  29. filmx lutu bgt?????????????????????????????????????????????????????????????????????????

  30. DEPORTASI INDIA…
    ga cukup dijajah belanda.
    sekarang lg sama india, bangsa ini dijejali materi sampah buatan org india.. coaba kalo tivi yg nota bene ampe kampung2, desa2 ditonton ratusan juta org indonesia bs ngasih sesuatu yg mendidik — bukannya sinetron sampah..
    bangsa ini yg dasarnya emg males si – sedikit demi sedikit bakal tergugah…
    WOY INDIA… balik ke kampunglo .. ngerusak indonesia lo !
    *thx buat metro tv & tv one, yg materi sampahnya jarang. such as sinetron, gosip, aplg kuis tengah malam*

  31. Pemerintah harusnya bertanggung jawab atas hancurnya moral bangsa Indonesia. Wahai penguasa negeri ini kenapa kamu biarkan orang-orang yang merusak moral anak-anak bangsa? Jawab…jawab?. Jangan diam saja

  32. …ini film terjelek…yang gak jelas….yang pernah saya tonton….banyak adegan yang gak perlu,….ending kacau….moga-moga film ini merugi……..

  33. Ini adalah film tersampah yang pernah gw liat. Sebenarnya sih dari judul udah ga tertarik, tapi apa daya temen gw dah beliin tiketnya. Sinopsi film ini: ga bermutu banget, di jaman sekarang mana ada mau kecilin, yang ada mau besarin, ditambah banyak adegan garingnya daripada lucunya. Kaget gw sewaktu denger 1 juta orang liat ni film. Apakah hanya terpikat karena judul? Jujur, gw keluar di tengah2 film karena benar2 muak.

  34. gw jamin dah orang malaysia kl liat film ni tambah mempermalukan kita, gebleg jg yang buat film ni. Tolol dan cuman memanfaatkan judul.

  35. Kaya’y emang gak bìsa dihentiin film film kaya bginian deh kalo pemerintah masih ngebiarin adja film yg gk mendidik macem ini merajalela di layar lebar ato kaca jg.
    Kayanya orang2 yg diatas sengaja ngebiarin moral bangsa rusak biar moral anak bangsa rusak kaya mereka . . huh
    oh negaraku, mengapa semakin ancur adza ! !

  36. filmnya ga bermutu..

  37. ketika uang berbicara semuanya menjadi mudah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: