PPT 2 Episode 8 September ’08 : Ngena Banget.


Sinetron ini tidak menceritakan soal pertarungan memperebutkan perusahaan antara dua anggota keluarga sampai harus melakukan penculikan,menyewa pembunuh bayaran atau penyiksaan (sesadis itukah sinetron kita?),tidak menggambarkan 2 wanita yang saling melotot dan kamera yang di zoom maju mundur hanya demi memperlihatkan bahwa si tokoh benar-benar marah juga tidak menggambarkan monster atau hewan jadi-jadian hasil teknologi animasi murahan yang mengejar-ngejar seorang pemuda yang mengemudikan Mercy terbaru di jalanan penuh bunga-bunga yang akhirnya menabrak seorang wanita dan akhirnya jatuh cinta.(emang ada ya sinetron kayak gitu?)

Saya bukan penggemar sinetron dan hampir tidak pernah menonton sinetron prime time Indonesia kalau pun terpaksa menonton itu pun pasti karena sedang bertamu ke rumah orang atau remote controlnya sedang dipegang orang lain🙂 akan tetapi,hal ini tidak berlaku saat menonton PPT,baik PPT tahun lalu maupun PPT jilid 2 tahun ini.

Ceritanya sederhana,tentang orang-orang biasa dengan masalah-masalah yang ada di kehidupan nyata yang dibumbui dengan pesan agama.Lumayan enak untuk diikuti karena logika kita tidak dikorup habis-habisan oleh cerita dan adegan yang tidak wajar walaupun saya sering tidak sempat menonton sampai habis karena waktunya selalu terpotong oleh Shalat Subuh dan Shalat Isya (untuk rerun-nya).

Ngena Banget !

Sepanjang saya menonton PPT,edisi 8 September 2008 kemarin mungkin salah satu edisi yang sangat mengena bagi saya.

Di ceritakan di episode itu ada lomba karambol dalam rangka ulang tahun Pak Jalal.Orang kaya di kampung yang agak-agak sombong gimana gitu.Di tengah serunya pertandingan karambol terdengar adzan dzuhur.Bang Jack yang merasa sudah masuk waktunya shalat meminta pertandingan dihentikan untuk sementara.Tapi Pak Jueng salah satu pesertanya keberatan dan kira-kira berkata seperti ini ;

Pak Jueng : Gak bisa,Adzan sih adzan tapi selesaiin dulu satu ronde baru shalat.

Bang Jack : Emang ada yang jamin umur elu bisa sampai satu ronde selesai.

Intinya Pak Jueng tetap ngotot pertandingan harus tetap diteruskan soal shalat kan bisa ditunda mungkin begitu pikirnya.Bahkan ketika semua orang shalat dzuhur Pak Jueng tetap bergeming menunggu arena lomba karambol yang sepi ditinggalkan para peserta untuk shalat.Bahkan ketika disarankan oleh Monik yang kebagian tugas nunggu arena lomba Pak Jueng tetap keukeuh.

Pak Jueng (sambil jengkel) : Allah juga tahu kalau kita lagi nanggung !!

Monik : Mas Jueng,daripada disini ngedumel aja mending ke musholla sana,shalat.

Pak Jueng : Maksud saya juga gitu,selesai main dulu baru shalat.

Tapi apa yang terjadi ?

Saat lomba akan dilanjutkan penyakit darah rendah Pak Jueng malah kumat.Akhirnya dia harus dibopong ke rumah Pak Jalal.

Melihat adegan itu seakan-akan saya bercermin bagaimana dalam keseharian kita sering menunda shalat dan mengangap sepele akan hal itu.Padahal kita tahu bahwa amal yang pertama kali dihisab nanti adalah shalat.Padahal shalat tidaklah membutuhkan waktu yang lebih lama dari ngecek dan membalas email kolega kita atau berbincang santai dengan suplier kita di telepon.

Seringkali suara adzan hanya lewat begitu saja bagai angin lalu tanpa sadar bahwa itu adalah panggilan untuk melakukan shalat-untuk menghadap Pencipta kita-yang memberi hidup kita.

Seperti ingin mengelak,kita seringkali mencari pembenaran dan pembelaan demi tertundanya shalat.Bahkan kita menjadi sok tahu seperti Pak Jueng “Allah juga tahu kalau kita lagi nanggung !!!”

Astagfirullah.Kalau itu terjadi betapa sombongnya kita ini.

3 Tanggapan

  1. wah buat saya…cerita di ppt selalu me’ngena’ mas almaokay, subhanallah ternyata sinetron kalo digarap dengan niat yang baik hasilnya pasti jempolan…
    salut buat pak dedy mizwar…, semoga banyak orang2 film yang mengikuti jejaknya membuat film or sinetron yang memberi nilai positif….jangan cuma sintron or film yg pamer kekayaan, kecantikan dan hal-hal yang nggak jelas lainnya…

  2. Alhamdulillah, PPT jilid 2 memang banyak yg nonton…sampe ada yg demam PPT kayak saya…sampe musti PPT versi Juki jadi orang kantoran pun terbit….tapi masih DRAFT….hehehe.

  3. Saya juga penggemar PPT 1 dan 2..Oya ada yang tau ngk bagaimana caranya mendapatkan CD atau film tentang PPT semua episode buat jadi koleksi dan sewaktu-waktu saya bisa tonton.Kalo ada tolong di informasikan ke dliems@yahoo.com. Thanks sebelumnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: