Rekaman Black Box Adam Air 574 (Merinding euy)


Masih ingat dengan Adam air DHI 574 Jakarta-Surabaya-Manado (CGK-SUB-MDC) yang mengalami kecelakaan dan hilang di selat makassar 1 Januari 2007 lalu ?

Saya baru saja lihat berita di TV (kalau tidak salah TVone/GlobalTV,lupa saya) tentang isi rekaman terakhir percakapan antara pilot,co-pilot dan ATC Makassar yang terekam black box dan bocor di internet.

And guess what?akhirnya saya nemu juga di kaskus.

Bagi yang penasaran pengen dengar rekaman percakapan terakhir Kapten Pilot Refri A. Widodo,Co Pilot Yoga dan ATC (Air Traffic Control) Makassar bisa download disini.Bener-bener merinding mendengar bagian akhir rekaman ini😦

Sebagai pelengkap,berikut adalah script pembicaraan berdasarkan rekaman tersebut yang coba direkap oleh salah satu member kaskus yang di sebelumnya di post dikaskus.

Originally Posted by  View Post
ijinkan saya rekap pembicaraannya
….(WARNING sound) : PULL…
Voice on DHI 574 cockpit : ini —-

ATC : trigana 161, the surface conditions, wind 290 degrees 07 knots, current visibility about 2 until 3 kilo mike, request descent?

in the background (Adam’s pilot chatting: —- —– headingnya…..ini posisinya dia, di sono…. iya 21 mile) .

TGN 161 : say again sir?

ATC : trigana 161, visibility 2 until 3 kilo mike, surface wind 290 degrees 07 knots, runway in use runway 13, confirm ready for approach or make holding waiting for weather improvement?

TGN 161 : affirmative, we are make holding

ATC : roger, trigana 161, now fly heading… ee… two six zero expect holding on one five miles mike kilo sierra, radial three one zero mike kilo sierra…

in the background (Adam’s pilot chatting: —- —– —–, ujung pandang…. bos…. ujung pandang jelas?)

Voice on DHI 574 cockpit : aiyyah…. cuaca di mike kilo sierra (means…. Makassar… ampun deh)

TGN 161 : —-heading 260, 15 miles holding, trigana 161

Voice on DHI 574 cockpit : loh, ini DMEnya nih yah…

iya makanya juga ngaconya disitu

nah, ini mike kilo sierra

yah…

ATC : adam 574 confirm maintain heading 070 or tracking to DIOLA?

DHI 574 : affirm

mach 74 maintaining 070…

Voice on DHI 574 cockpit : Bearing 074

anginnya dah mulai normal lagi

iyah….

ATC : Syahrizal confirm? (ATC asking for pilot’s name)

selamat tahun baru mas….

DHI 574 : Gatu

ok dicopy, disampaikan nanti, Insyaallah….

Voice on DHI 574 cockpit : —- koq DMEmu beda sama DME gambarnya ini

iyah…

ngaco dia tuh brarti

dah ngaco dah emang …dah ngaco

udah mulai gambar bambu ini

udah, kita percaya ama ini aja deh…

hehehe… iyalah….

—- cewe-cewe

makanya, terlalu jauh banget

—-

___noise___

salah lagi ini dia….

—-

iya nih

coba.. tolong confirm posisi aja, confirm on radial sekian.. 124 DME gitu

(on the background, FO calling ATC)

ATC : go ahead

—- : —- —-

DHI 574 : roger… adam 574 position is 125 miles mike kilo sierra, crossing radial 307 mike kilo sierra

Voice on DHI 574 cockpit : ok….. that’s confirm… that’s confirm

affirm

iya khan.. ngaco

ngaco FIDSnya udah —-, FMSnya…

FMS telah mengacaukan dirinya sendiri… UEDANN opo…

oi terbangnya melanglang buana eh….

TGN 161 : trigana 161, maintain visibility now

ATC : standby one

Voice on DHI 574 cockpit : ini aja kep yah

coba ini.. apa.. ee.. gw pake ini aja deh untuk navnya, pake —- audio altitude

yes

yah ini aja

TGN 161 : Trigana 161 request visibility now?

ATC : standby one

TGN 161 : standby

Voice on DHI 574 cockpit : masuk ke….

fail aja

fail?

yah, vault aja nih

—-

ntar attitude (or) altitude aja nih

ada semua —- cable? (probably AM/Air Mechanic try to repair something on cockpit)

attitude (or) altitude? nggak..

yang laen…

ATC : trigana 161 the visibility 2 until 3 kilo mike and runway change, 290 degrees 08 knots

Voice on DHI 574 cockpit : (Adam’s AM: klo angin dan headingnya saja, masukin ini …)

TGN 161 : copied, trigana 161

Voice on DHI 574 cockpit : —- SELCAL dan altitude

masukin ini

heading brapa nih kep? (FO asking)

zero… zero seven nine yah (captain)

iya

masukin ini keatas

TGN 161 : trigana 161, request ILS.. visual at runway 13

ATC : trigana 161, ee.. roger make left turn now heading on zero zero one descent two thousand feet, clear ILS approach runway 13

Voice on DHI 574 cockpit : ini kep?

taro NAV lagi….

TGN 161 : trigana 161, ….descent to two thousand confirm?

(in the background, warning sound ….—-….)

ATC : affirm

Voice on DHI 574 cockpit : taro NAV lagi, taro NAV lagi….

TGN 161 : descent to two thousand, trigana 161

Voice on DHI 574 cockpit : yes?

taro NAV lagi (in the background, WARNING sound …. —- …. WARNING alarm)

taro NAV lagi

NAV!…… ok kep?

JANGAN DIBELOKIN Nih… kita —- —–

captain, captain, captain…

(WARNING sign…. ticking….)

aduh kep, kep, kep….

ya, ya…

Allahuakbar……. Allahuakbar…….. Allahuakbar…….. Allahuakbar……..

DHI 574 : Mayday…..

Voice on DHI 574 cockpit : argh…

Allahuakbar….

DHI 574 : MAYDAY… MAYDAY…!!

Voice on DHI 574 cockpit : Allahuakbar….

allahuakbar….

(…sounds like windshield kracking…)

argh…

Allahuakbar….

Alllaaaahhhhuakbaarr……….
……………………………………..
——————————————–
NB :

– DHI …. ICAO Code for Adam Air, such as GIA (Indonesia), MNA (Merpati), TGN (Trigana), LNI (Lion)

– Mike kilo sierra = MKS …. Alat bantu navigasi (VOR) di Ujung Pandang

– ATC …. Air Traffic Controller. Dalam percakapan ini adalah suara dari Ujung Pandang Approach (UPG APP).

– DME = Distance Measuring Equipment….. alat bantu penentu jarak ke station tertentu.

– DIOLA…. DR/Dead Reckoning point. Koordinat pada titik tertentu di bumi (used for navigation).

– FO = First Officer…. Copilot.

– FMS = Flight Management System…. Komputer di cockpit yang berfungsi mengatur penerbangan dari pesawat tsb.

– Rekaman ini Asli…. Gak usah nanya2 keasliannya…. Yang perlu dipertanyakan, TS dapat darimana? Apakah TS orang dalam (KNKT)?

– Terima kasih dah mau share dengan kami…. Maap belum bisa kasi ijo2, thanks doang.

– Rekaman ini saya coba translate dengan semaksimal mungkin, dengan meminimalisir suara-suara yang tidak jelas (daripada menimbulkan keraguan / salah persepsi dalam penerjemahan).

klo ada yang mau melengkapi, silahkan…..

turut berduka cita juga…..

Saya tidak bisa membayangkan betapa mengerikannya suasana di kokpit waktu itu.Apalagi berdasarkan penyelidikan KNKT diperkirakan Adam Air 574 terjun menabrak laut dengan kecepatan Mahc 0,926 kecepatan suara atau 1050 km/jam!!!sehingga kepingan terbesarnya pun hanya berukuran 2 meter.Dengan gaya gravitasi yang diperkirakan mencapai 3.5 G (3.5 kali gravitasi bumi ??),kemiringan badan pesawat melebihi 100 derajat ke kanan dan hidung pesawat yang menukik 60 derajat,sulit dibayangkan apa yang dirasakan oleh penumpang pada saat itu.*Maha Besar Allah.

Semoga amal dan ibadah para korban kecelakaan tersebut di terima disisi Allah SWT.

Tapi yang saya lihat di TV tadi si -pakar telematika- Roy Suryo masih ragu apakah ini rekaman black box Adam Air 574 yang asli atau bukan.Ugh…lagi-lagi Roy ‘sotoy‘ Suryo komen di TV.*eneg saya ngelihatnya.

*Update 05 Agustus 2008

Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal bilang Rekaman yang beredar luas di internet ini “tak orisinil” dan mengancam akan menjatuhkan sanksi jika ada oknum KNKT yang membocorkannya dan jika penyebarnya orang luar,kata dia, Dephub akan melaporkannya kepada aparat hukum.Di bawah ini isi dari Korantempo edisi 4 Agustus 2008.

Pengedar Rekaman Adam Air Dikecam

“Duka cita kok jadi lelucon.”

JAKARTA – Sejumlah kalangan mengecam beredarnya rekaman sebagian isi percakapan pilot dan kopilot Boeing 737-400 Adam Air di berbagai situs Internet. “Penyebaran itu kriminal dan aneh,” kata Direktur Operasi Garuda Indonesia Ari Sapari kepada Tempo di Jakarta kemarin.

Ari mengimbau Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengklarifikasi rekaman dari kotak hitam Boeing 737-400 Adam Air karena, katanya, “Itu kan rahasia.”

Direktur Utama PT AdamSky Connection (pemilik Adam Air) Adam Aditya Suherman juga merasa heran karena rekaman dari Perekam Suara Kokpit, bagian dari kotam hitam, hanya untuk keperluan penyelidikan kecelakaan pesawat. “Entah siapa pelakunya,” kata Adam.

Penyebaran isi percakapan pilot pesawat yang celaka, menurut Adam, tidak berperikemanusiaan. “Duka cita kok jadi lelucon,” ujarnya.

Boeing 737-400 Adam Air bernomor penerbangan 574 yang berangkat dari Bandar Udara Juanda, Surabaya, menuju Bandara Sam Ratulangi, Manado, jatuh di perairan Majene, Sulawesi Barat, pada 1 Januari 2007. Sebanyak 102 orang, terdiri dari 2 pilot, 4 awak kabin, dan 96 penumpangnya tewas dalam kecelakaan tersebut.

Rekaman percakapan pilot dan kopilot Adam Air, Refri A. Widodo dan Yoga, lima menit sebelum pesawat jatuh, baru-baru ini beredar di berbagai situs Internet.

Sabtu lalu, Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal menyatakan rekaman percakapan dari kotak hitam Boeing 737-400 milik Adam Air tak orisinal meski ada beberapa kemiripan (lihat “Mana yang Benar”).

Jika rekaman itu asli, penyidik dari KNKT, Ruth Simatupang, menyesalkan bocornya sebagian materi kotak hitam itu. Peredaran isi rekaman percakapan data kotak hitam kepada publik melanggar Konvensi Chicago, Annex 13, Bab 5.12, butir D.

Menjaga kerahasiaan isi kotak hitam pesawat yang celaka, kata Ruth, harus dilakukan Indonesia sebagai bentuk pertanggungjawaban moral sebagai anggota Organisasi Penerbangan Sipil Dunia. “Itu juga untuk menjaga suasana psikologis keluarga korban.”

Menurut mantan Ketua Tim Nasional Evaluasi Keselamatan dan Keamanan Transportasi Chappy Hakim, beredar luasnya rekaman itu membuat kondisi penerbangan Indonesia semakin terpuruk. Padahal, sampai saat ini Komisi Uni Eropa juga masih melarang maskapai Indonesia terbang di langit Eropa. “Dampaknya buruk bagi penerbangan Indonesia ke depan,” ujar mantan Kepala Staf Angkatan Udara Tentara Nasional Indonesia ini.

Kemarin, menurut Jusman, KNKT menyelidiki pemalsuan dan penyebaran rekaman itu. Dia mengancam akan menjatuhkan sanksi jika ada oknum KNKT yang membocorkannya. Jika penyebarnya orang luar, kata dia, Departemen Perhubungan akan melaporkannya kepada aparat hukum.

Menteri Jusman menyatakan akan menggunakan kasus ini sebagai momentum membersihkan KNKT. HARUN MAHBUB | HERU TRIYONO | GUNANTO E.S

Mana yang Benar?

Inilah dua versi transkrip sebagian isi rekaman percakapan Kapten Pilot Revri Agustian Widodo dengan kopilot Yoga menjelang jatuhnya pesawat Adam Air 737-400 di perairan Majene, Sulawesi Barat, 1 Januari 2007.


VERSI INTERNET VERSI KNKT

Pilot (P) : Ngaco. FIDS-nya (Flight Information Display System) udah, FMS-nya (Flight Management System, komputer pengatur di kokpit) telah mengacaukan dirinya sendiri…. Uedan opo (gila apa)…. Oi, terbangnya melanglang buana’e….
Kopilot (K) : Manual aja, Capt, ya.
P: Coba ini… apa… ee… gue pake ini aja deh terbangnya? Pake IRS-nya (Inertial Reference System) taruh di altitude.
K: Yes.
K: Masuk ke?
P: Fail aja.
K: Fail?
P: Ya, fault aja deh.
K: Fault aja ya.
P: Nih, taruh di altitude aja nih.
K: Other’s more problems?
P: Altitude nggak.
K: Yang left?
P: Iya, arah angin dan heading-nya saja, masukin ya.
K: SELCAL dan Altitude?
P: Masukin ini.
K: Heading berapa nih, Capt? zero… zero seven nine, ya?
P: Iya, masukin ini ke atas.
K: Ini, Capt?
P: taruh NAV (Navigation) lagi.
(Terdengar suara peringatan “bank angle”, menandakan
pesawat telah miring melewati 35 derajat dua kali).
P: Taruh NAV lagi, taruh NAV lagi….
(Terdengar suara peringatan alarm).
K: Yes?
P: Taruh NAV lagi!
(Suara “bank angle” dan alarm).
P: Taruh NAV lagi!
K: NAV! Oke, Capt?
P: Jangan dibelokin nih. Kita…!
K: Captain, captain, captain…!
(Terdengar suara kretek… kretek….)
K: Aduh Capt, Capt, Capt…!
P: Iya, iya…!
K: Allahu Akbar, mayday…. Ahhh… Allahu Akbar, mayday,
mayday, Allahu Akbar!
(Suara kretek-kretek semakin keras). “Ahh… Allaahu Akbaar…!”
(Terdengar gemuruh. Rekaman berhenti).

Pilot (P) : Taruh di IRS attitude.
Kopilot (K) : Oke Capt.
P: Masukkan.
P: Masih fail.
K: Fail.
P: Ada fault. Pilih attitude.
K: Mengalihkan ke mode IRS.
P: Attitude left.
K: Left.
P: Setelah ini heading set, ya, masukin ya.
P: Lihat QRH. Kalau IRS nomor 2 mati, lihat ada apa.
K: IRS.
P: Navigasi, FMS (Flight Management System), lihat FMS-nya.
K: IRS fault.
P: Eleven four, itu nggak fault.
K: Itu nggak fault.
P: IRS-nya salah
K: Tapi fault-nya harus dinyalakan, Capt.
P: Iya, itu nggak fault.
K: Yes, on the ground flight.
K: Yang satu ini on the ground.
K: IRS fault eleven four.
P: Itu nggak fault.
K: No, no, no.
K: Yang left bagus.
P: Ya, itulah kenapa.
P: Bisakah kita mematikan salah satu IRS?
K: Sepertinya nggak perlu.
P: Nggak ada apa-apa.
P: Nggak ada apa-apa.
K: Radial, two nine zero, yup.
(Suara peringatan “bank angle” berbunyi empat kali).
P: Taruh NAV lagi, taruh NAV lagi.
K: Yes.
P: Taruh di NAV lagi, taruh NAV lagi.
(Ada suara peringatan Altitude Deviation).
K: NAV.
P: Jangan dibelokkan! Ini heading kita.
K: Hentikan! Hentikan! Hentikan! Hentikan!
(Terdengar suara berdebam-debam keras).
* Perbandingan 2 versi rekaman menurut koran tempo 04 Agustus 2008

Entah bagaimana pendapat anda tentang hal ini.Manakah yang sesungguhnya terjadi,versi internet atau versi pemerintah (KNKT)?.

Bagi saya yang awam ini ,versi internetlah yang asli.Ok,saya mungkin sangat buta mengenai masalah penerbangan dan mungkin pendapat saya salah tapi sebagai manusia biasa saya menilai versi internet sangat ‘nyata’ dan ada something di dalam diri saya sebagai manusia yang merasa ‘terhubung’ dengan rekaman itu.Kalaupun sejatinya rekaman versi internet adalah palsu maka betapa hebat dan ‘kurang kerjaan’nya si pemalsu itu.

Sedangkan versi KNKT,bila dilihat dari transkrip pembicaraan diatas terlihat sangat kaku,tidak ada chemistry dan tidak tergambar suasana kepanikan akan detik-detik menjelang datangnya maut.

Pemerintah dalam hal ini Menhub dan KNKT terlihat seperti kecolongan dan kebakaran jenggot.Di satu sisi menyatakan rekaman yang beredar di internet tidak orisinil tapi di lain pihak sedang mengusut dan menyelidiki kira-kira siapa yang membocorkan rekaman ini ke publik dan akhirnya bisa beredar luas di internet.Loh kalau KNKT memang yakin yang beredar di internet palsu ya seharusnya tenang-tenang aja dong gak perlu selidik sana-selidik sini (kan mereka yakin rekaman yang beredar emang palsu).Kalau kata Gus Dur sih,gitu aja kok repot…..

Masalah penyebaran rekaman di internet yang dinilai melanggar konvensi chicago,annex 13,Bab 5.12,butir D menurut saya hal ini adalah semata-mata karena keingintahuan dan perhatian masyarakat kita yang sangat besar terhadap (keselamatan) dunia penerbangan dan kebosanan terhadap penyelesaian penyelidikan kecelakaan Adam Air yang berlarut-larut,tidak terbuka dan kurang diekspos ke publik.

Coba pikir,berapa banyak sih dari kita yang tahu bahwa-ternyata hasil penyelidikan kecelakaan Adam Air ini sudah diumumkan oleh KNKT pada bulan maret lalu?.Lah kalau tidak ada heboh rekaman black box ini yah mungkin saya juga tidak tahu kalau KNKT sudah mengumumkan hasil penelitian pada maret lalu.

Well,sebenarnya tidak perlu ada debat asli atau tidaknya rekaman ini.Toh masyarakat kita sudah dewasa dan lebih pintar menyaring informasi.Upaya untuk menutup-nutupi informasi akan semakin membuat pemerintah tampak bodoh di mata masyarakat.Lagipula hal yang lebih penting adalah bagaimana agar kejadian yang menimpa Adam Air 574 tidak terulang lagi dalam dunia penerbangan Indonesia.

*Update 07 Agustus 2008

Untuk menghormati dan menjaga privasi dari sumber di Kaskus.Maka tanpa mengurangi rasa hormat,terpaksa link Id atau nama sumber saya hapus karena suasana sudah tidak kondusif lagi.Hal ini mungkin (sekali lagi mungkin ya) salah satunya sebabnya karena omongan Kang mas Roy Suryo yang ini dan ini.

Untuk memenuhi himbauan KPI & Dewan Pers maka dengan amat sangat terpaksa sementara ini link download saya hilangkan.

Tapi sebaliknya saya juga menghimbau pemerintah untuk tidak menyesatkan masyarakat dengan memberikan informasi yang tidak benar.Kalau ini ASLI katakanlah ini ASLI.Jangan bilang ini palsu tapi kemudian kebakaran jenggot dan menyelidiki siapa yang meyebarkan rekaman ini.Kasihan masyarakat kita yang terus dibodohi dengan pernyataan-pernyataan pejabat yang bikin bingung.

Dan yang paling penting adalah seharusnya pemerintah bisa NGACA bagaimana kondisi dunia penerbangan Indonesia saat ini dan mencegah supaya kejadian Adam Air tidak terulang lagi dan menindak tegas maskapai yang coba bermain-main dengan nyawa penumpangnya dan bukannya malah melindungi para pemilik maskapai yang jelas-jelas telah merenggut ratusan nyawa penumpangnya dan memberikan lahan baru bagi mereka.Contoh yang jelas adalah tampilnya kembali keluarga Suherman sebagai pemilik Adam Air dengan maskapai baru King & Queen Air.

————————————————————————————-
gambar diambil dari sini.
1 mach =1225 km/jam

41 Tanggapan

  1. sangat dramatis….
    thanks infonya………..

  2. memang merinding. luar biasa andaikan ini benar. oya, di transkrip, trigana bukan komunikasi dengan ATC tapi yang benar adalah APP. ini yang aneh. karena di flight level 31000 feet kok 574 stand by di frekuensinya APP. harusnya di level itu, dia stand by di frek ATC.

  3. BENAR ATAU TIDAKNYA REKAMAN INI, INI BUKTI KEBOBROKAN MASKAPAI PENERBANGAN INDONESIA PESAWAT RUSAK DISURUH TERBANG NYAWA TIDAK ADA HARGANYA, WAJAR UNI EROPA MELARANG MASKAPAI PENERBANGAN INDONESIA TERBANG KESANA

  4. bobrok atau tidak, saya sudah puluhan kali naik pesawat dan masih hidup sampai sekarang. maskapai kita memang “kurang aman” tapi bukan “tidak aman”.

  5. semua pesawat indonesia udah gak layak pakai, berapa umat lgi yg akan direngut nyawanya,usul tuk para koruptor lebih baik uang negara dibelikan pesawat baru jangan bara bekas.lama2 warga indonesia udah gak ada.

  6. bajigur, aq bacanya sampe merinding bob?!…

  7. thanks info nya

  8. Speechleess…gw udah sering naik pesawat malah suka molor ato ngobrol..bahkan having fun.. gak kebayang..suasana di kokpit begitu menegangkan..karna menanggung ratusan nyawa manusia..
    mungkin tuhan masih kasih kesempatan buat gue tobat.. makasih y Allah…

  9. pesan aja untuk maskapai penerbangan indonesia,,kelaikan untuk kapal melakukan penerbangan sebaiknya lebih di perhatikan,,jgn sampai ada manipulasi data penerbangan

  10. iihh…. syereemmm…

  11. wah2 emang miris terjadi system malfunction di pesawat yg dulu katanya ‘well maintenanced’
    tapi ga semua pesawat indonesia bobrok,liat tu lion air dgan boeing 737-900er yg jadi pertama di dunia
    tapi emang rada aneh pesawat enroute ama approach satu frequency,apa pilot adam air open 2 frequency com?

  12. Wah, mas sama – sama pecinta RoySosro sama kayak saya…
    Saya juga cinta mati sama dia… (maksudnya mending mati daripada cinta dia) hehehe…

  13. om minta ijin link ke sini

  14. […] wei setelah di tipi2 di beritakan percakapan pilot ( yang masih di ragukan kebenarannya ) pada menit2 terakhir sebelum pesawat itu jatoh… gw […]

  15. Salam
    Duh masya Alloh..semoga mereka semua diterima disisi Alloh SWT. Amin..pliss jangan samapi terjadi lagi..mengenaskan dan tragis hiks..

  16. waduh..serem deh..😦

  17. Untung kang TOGO gak melok disono , shg masih live on the street
    jare temen gw yang transfer of comm dari sby ke upg ,
    gak ada seng aneh seeh , cuma minta direct lebih awal itu saja
    Yaah semoga para POB nya padango dalane n jembaro kubure , mendapat tempat yang layak disisi Sang Khalik … Amien

  18. tragis bgt… tapi kalau seandainya itu benar, semoga ini jadi awal menguak tragisnya kecelakaan itu. tapi kalau itu hanya isu belaka, semoga kita bisa memetik hikmah di balik kejadian ini… dan kita doakan semoga arwah para korban di terima di sisi Allah SWT. Amin

  19. Sebagai anak flight engineer Garuda dan kebetulan dari bayi sudah biasa terbang (tiket gratis hehe…) mendengar pembicaraan itu sungguh mengerikan dan saya yakin 100% ORIGINAL!.…menurut hasil diskusi dengan my bokap (500.000 jam terbang), ada prosedurnya dalam menghadapi situasi seperti itu :
    1. Jelas diketahui, pesawat sudah melenceng dari jalurnya.
    2. “Seharusnya” di saat awal , Captain Pilot mengambil alih komando dan segera memberi signal kepada penumpang, cabin crew dan dia sendiri, untuk menggunakan seat bealt.
    3. Captain segera mengambil posisi seperti kondisi awal take off dan memerintahkan pada FO (Co-pilot) untuk membuka buku panduan yang selalu mereka bawa (standar operasinal dlm dunia penerbangan), krn di buku segala hal sdh diatur termasuk kondisi yg dihadapi tsb.
    4.Namun demikian, perbuatan itu tidak “pernah” mereka lakukan sama sekali sejak diketahui bahwa jalur penerbangan itu melenceng dari semestinya (sesuai rekaman).
    Kesimpulan sederhana : dari sisi aviation akumulasi kesalahan sdh terlalu buuuaaaanyakkkk…..(istilahnya UPSET)…ditambah lagi keliatannya para Pilot Adam Air jarang masuk training flight simulator, hal ini sungguh tergambarkan (krn tidak prosedural sama sekali)ditambah kondisi peralatan navigasi yang mengalami malfungsi…sampai dengan akhirnya Allahu Akbar yg menjadi “Check List” terakhirnya, Can U imagene That? (oh…my God)……Tetapi lepas dari apapun dan sebagai anak manusia aku merasa salut atas “usaha” para pilot Adam Air ini sampai dengan saat terakhir…walaupun mereka harus menyerah….semoga Allah melapangkan jalan bagi seluruh arwah korban Adam air ini, amien.

  20. Subhanallah, jadi merinding banget dengernya.. terlepas dari benar/tidakny berita rekaman itu, Semoga segala amal ibadah para korban di terima di sisi NYA dan seluruh korban yang ditinggalkan tabah menghadapinya, Amien.!

  21. kalo menurut gw sich….. waktu kajadian itu visibility atau jarak pandang penerbangan … sangat tidak bagus itu mungkin berpengaruh dengan contack radio…. dan angin di laut waktu malam itu gx bagus ….. mungkin ada hujan es yang merusak air break pesawat….

    jelas sekali vactor ini adalah kecerobohon manusia

    untuk arwah para korban semoga di terima di sisi’nya

    turut berduka cita….

  22. semoga siapapun yg berwenang di bidang penerbangan bisa belajar dari kasus ini,bwh nyawa manusia lebih berharga dari apapun…..buat keluarga yg ditinggalkan,tetap lah tabah,TUHAN akan senantiasa menguatkan anda semua…..thx jg buat siapapun yg sdh menyebarkan rekaman ini,mgkn perbuatan anda ilegal,tp inilah wajah penerbangan indonesia yg harus dibenahi,dan utk pembenahan kdg diperlukan tindakan yg mgkn jg sedikit ilegal…..TUHAN MEMBERKATI…..

  23. aku nggak paham tentang flight, tapi aku merasakan begitu dahsyatnya perjuangan para crew, sayang pesawt kondisi ngak ok saat jalan, shg tidak kuasa unt mengendalikannya, innalillahi wainnailaihi rojiun, semoga para korban diterima di sisi Nya

  24. Ya Allah …..

  25. kita doakan, moga2 para korban bahagia di alam sana, amin ya robal alamin😦

  26. iya, aku juga merinding… suamiku yang cerita.

    kalopun itu benar, mungkin roy suryo juga udah dibungkam duluan mas…

    semoga kebenaran menjadi pemenang, kalo emang adam air teledor karena nggak ganti ekor pesawatnya (seperti yang sudah diwanti-wanti ama boeing) bener-bener dosa seumur idup tuh.

  27. saya setuju ini tidak dijadikan konsumsi publik. apalagi beberapa stasiun tv telah menayangkannya lengkap dg visualisasinya. gak kebayang betapa sedihnya para keluarga. luka lama berdarah kembali.

    please, janganlah diteruskan. tidak ada gunanya. apapun alasannya, tetap tidak manusiawi menayangkan ini. janganlah meraup keuntungan materi dari kesedihan orang lain, kasian…😦

  28. lebih merinding lagi pas dengar percakapan mereka di TV, benar2 pasrah ketika pilot dan co pilot hanya berteriak “Allahuakbar”

    semoga mereka yang meninggal pada saat itu diterima di sisi Allah, dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan keikhlasan amiin .. ..

  29. Konon kalau pesawat normal (artinya alat-alat lain berfungsi dengan benar), meski mesin mati, maka pesawat tidak akan menukik dengan tajam, tapi menurun secara aero dinamis, landai seperti pesawat olah raga tanpa mesin (alias pesawat layang). (Kalau saya salah mohon maaf, mohon dikoreksi).

    Jadi kalau Adam Air dikabarkan menukik tajam menghantam laut, itu selain navigasi tidak berfungsi, mesin tidak berfungsi, aerodinamiknya juga tidak berfungsi. Minta ampun, kok di perkenankan terbang…

  30. Seperti yg dijelaskan pilot senior di salah satu stasiun TV, memang ada kerusakan di rudder (sirip ekor pesawat) yg berfungsi utk membelokkan. saat masih dikendalikan autopilot, komputer mengatur agar kerusakan rudder ini dikompensasi dengan aileron (sirip di sayap) sehingga arah dapat dipertahankan. Begitu Adam air approach utk landing, autopilot dimatikan dan diganti kendali manual.

    Setelah autopilot mati, aileron langsung ke posisi normal, sementara rudder yg rusak tadi tetap miring. Ini membuat pesawat akan ‘yaw’ (beringsut) yg biasanya diikuti dgn turunnya hidung pesawat. Biasanya pesawat berbelok dgn ‘banking’ menggunakan aileron. Semakin besar derajat posisi rudder, hidung pesawat akan semakin turun. Pada kemiringan tertentu sayap pesawat akan kehilangan daya angkat (stall).

    Saat Pilot teriak AllahuAkbar, pesawat ini sdh dalam keadaan ‘Stall’ dan sdh tdk dapat dikoreksi lagi. Kalau didengar dr percakapan pilot dan co-pilot kondisi ‘Stall’ ini terjadi cepat sekali.

    Akhirnya jatuh deh…

  31. Turut Berduka CIpta, semoga kejaidan ini tidak terjadi lagi di Indonesia ini

  32. serem…..

  33. Gila…
    Hal ini bikin nambah alasan gw buat mikir berulang kali untuk naik pesawat Indonesia.

  34. serem banget seh… jantung gw rasanya membesar 5x dan lgsung ilang…

  35. mas, aku link ke web ku.

    allahu akbar. sedih dengernya. kebayang berada dalam situasi itu.

  36. HELP ME………. PLEASE!!!

    Saya ; minta tolong,kenapa mas?

  37. Ya mau bagaimana lagi. Pesawat minta mati bawa penumpang, ya penumpang ikut mati.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: