Malam-Malam Jangan Ke Atrium!


Karena ingin membelikan sesuatu buat kabogoh selasa malam lalu saya mampir ke Atrium Senen.Waktu masih menunjukkan pukul 21.10 tapi suasana dari luar sudah tampak sepi.M’c D yang berada di ujung selatan atrium pun sudah tutup.Saya yang biasanya masuk atrium lewat M’c D pun mengurungkan niat masuk karena securitynya sudah duduk manis di tengah pintu sambil menenteng ‘detector bar’ dan handie talkie.Terlihat dari celah pintu yang setengah terbuka keadaan di dalam M’c D pun sudah kosong.

Saya coba berputar ke pintu barat.Jelas terlihat saya melawan arus pengunjung yang sudah meninggalkan mall.Saya masih berharap Atrium Senen seperti mall-mall lainnya yang rata-rata baru tutup jam 21.30 atau kalau beruntung mungkin seperti Mal Artha Gading yang baru tutup jam 22.00.Sampai di pintu barat hanya satu pintu yang terbuka yaitu pintu untuk arus pengunjung yang keluar mall.Dalam keadaan normal pintu yang dibuka ada dua yaitu pintu bagi pengunjung yang masuk dan satu lagi bagi yang keluar.Tidak menunggu lama saya langsung masuk lewat satu-satunya pintu yang masih terbuka yang dipenuhi pengunjung yang meninggalkan mall.Sampai dipintu saya langsung dicegat 2 security berpakaian biru-hitam.

“mau kemana mas,?” .2 Orang security menghadang saya.

“Mau ke ATM pak tolong,penting banget nih pak!”
Saya mengeluarkan jurus ambil ATM yang biasanya mempan di pusat perbelanjaan lainnya yang akan tutup.Lagipula ini kan baru jam 9 lebih dikit.Masak iya mall seperti Atrium udah tutup,pikir saya dalam hati.

gak bisa!ATMnya tutup!!”

kan baru jam segini pak,5 meniiit aja!”

gak bisa!!”.sambil mendorong saya dengan detector bar-nya.

“*Damned!!!”

pelajaran 1 : percuma berdebat dengan security yang over acting.

Sekilas saya melihat ke dalam atrium,terlihat sebagian besar counter/toko memang banyak yang sudah tutup dan saya lihat kembali jam di ponsel yang masih menunjukkan jam 21.13 WIB.Ini Jakarta Pusat Bung,dan mall sudah tutup jam 21.00????how pathetic!

Pelajaran 2 : Atrium Senen ternyata kelasnya tak jauh beda dengan pusat-pusat perbelanjaan kelas pinggiran seperti PGC (Pusat Grosir Cililitan) yang jam bukanya tidak sampai jam 21.00 WIB. *sigh.

14 Tanggapan

  1. ngedegg nih yeeeee

    Komen Saya;ngedegg????Walah mas aku ga ngerti apa itu ngedegg.bahasa mana lagi itu?

  2. ngak perlu berdebat dengan satpam, mereka ngak cerdas….*ups, terlalu jujur ya*

  3. mungkin tampangmu mencurigakan kali mas hehehehe pis.
    aku kalo ke atrium senen biasa2 wae….
    tapi ya gak jam segitu…
    sempat ada pengalaman juga seh disana.
    ma security gitu hehehehe.

    Komen Saya ; enak ae..wong tampangku polos tak berdosa gini kok.Emang atrium senen aja yang katrok.Baru jam 9 pengunjung sudah pada diusir.

  4. atrium kan bukan diskotik bang…mungkin ja karyawannya kecapean pengen pulang n bobok maniez hehehehe pis

    Komen Saya ; iya sih Tin, bukan diskotek,tapi masak jam 21:00 kurang,pengunjung udah ‘diusir-usir’.sangat nggak nyaman bagi pengunjung.Yah paling enggak tutup jam 21:30 lah.Okelah,kalau di kota-kota kecil atau di pelosok desa masih masuk akal jam 9 sudah sepi.Orang-orang sudah pada istirahat.Tapi ini kan Jakarta (pusat) yang katanya ‘kota yang gak pernah tidur’.Apalagi jam segitu warga Jakarta masih banyak yang membutuhkan tempat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

  5. alaaah itu satpam kayaknya pengen berbuat sesuatu yang enggak-enggak di situ.

  6. Buka tutupnya atrium kayaknya tergantung manajemen deh, bukan lantaran di kota besar dan kecil. Di kampungku, “pusat belanja kelas pinggiran” ada yang buka 24 jam.

  7. Yang pasti, jangan pernah ke atrium senen sendirian (bagi cewe). Karena pasti langsung ada yang nawar.Entah itu, pagi, siang or malem. Parahnya, temen gw yang berkerudung juga pernah diajak makan, ckckckck….

  8. Ke Atrium Senen?
    Wah sampeyan beruntung nggak ‘diperkosa’ ama
    laki-laki di situ.

    Omong-2 Atrium kan tempatnya gay?

    Atau jangan-jangan … kamu …

    Kata saya ;O’o seems like you know a lot soal begituan ya?….Jangan-jangan kamu salah satu dari mereka?……*grin
    Walah apa benar atrium tempatnya gituan? saya malah baru tahu.Selama setahun lebih di Jakarta kok saya malah gak tahu ya.Atrium biasa wae tuh.Sama saja seperti mal lainnya.Tapi saya kok gak begitu peduli sama hal-hal begituan.Yang penting niat saya buat belanja barang-ya sudah.
    Saya waktu itu buru-buru harus beli sandal karena sandal kabogoh copot.Maunya beli di Matahari-atrium sambil ke ATM tapi malah tidak boleh masuk.

  9. sebenernya dua2 u ny jg punya salaah!!! yg mau belanja jg ga pny pikiran. mall dah tutup masih mau pengen masuk juga??? kan kasian karyawanya, mungkin ja dya mau pulang buru2., soalnya mau beli sendal juga, kan takut toko sendalnya tutup. kalo beli di dalem mall kn mahal.. kalo soal scurity atrium mah emang pada kaya jagoan smua, cm bedanya dya pake seragam.. malah pengalaman gw wktu maen ksana ngelian scurity yang lagi dimaki-maki ma pengunjung lantaran salah tangkep orANG yang dikiranya copet,,, WAHHH kalo ga bisa bedain mana copet taw bukan, mendingan ga usaH jd scurity deh,, jadi timer ja tuh di terminal senen…………

  10. karyawan atrium kan kebanyakan cewe.klw tutup lbh mlm karyawannya plngnya mlam jg.apalagi daerah senen rawan.klw ad apa2 mw situ yg tnggng jwab

  11. pertamanya aku takut ya ke atrium.
    tapi aku ketemu jodohku diatrium juga.
    i love you junaediku sayang.

  12. pengunjungnya aja yang dablek udah tahu tutup jam 21.00 ngapa masih terbit security pengen istirahat juga kali seharian ngejedog emang gak capek salaing menghargai lah jangan menang diri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: