Kosa kata Norak Jakarta (versi saya)


Entah sayanya yang kurang kerjaan atau memang saya yang terlalu sok kritis he..he..he… di bawah ini saya punya beberapa contoh penggunaan kata-kata dalam dialek sehari-hari orang Jakarta yang menurut saya enggak banget he..he..he….Terlepas dari kenyataan bahwa suatu daerah punya ciri khas bahasa sendiri-sendiri yang memang dipengaruhi oleh kultur masyarakatnya,menurut saya ada beberapa kosakata dalam dialek sehari-hari warga Jakarta yang norak dan ndeso .Sekali lagi,ini menurut saya pribadi lho,anda boleh setuju,boleh juga tidak.Tidak ada semangat primordial disini semua hanya berdasarkan observasi yang berbuah keisengan.Berikut ini contohnya,…..

  • Pengkolan,Mungkin bagi anda yang tinggal di luar Jakarta banyak yang belum tahu bahwa yang namanya pengkolan adalah tikungan.Pengkolan tentunya berasal dari kata dasar pengkol.So,apa arti pengkol ?saya sendiri kurang tahu.Kira-kira masih ada hubungannya sama jengkol gak ya?……….*grin
  • Omprengan,Mungkin sebagian besar dari anda sudah tahu arti kata yang satu ini.Ya,omprengan adalah kendaraan yang disewakan dimana penumpang harus membayar sesuai tarif yang sudah disepakati kedua belah pihak.Di Jakarta,omprengan berarti – mobil minibus berplat hitam- yang beroperasi khususnya di malam hari untuk mengangkut penumpang yang sudah kehabisan angkutan umum yang resmi.Karena pada malam hari ( jam 10 ke atas) angkutan umum baik angkot maupun bis kota pada umumnya sudah masuk ‘kandang’.Tapi bagi saya kata omprengan sangat tidak pas dengan image Jakarta sebagai kota megapolitan.Omprengan?duh,…..katrok banget.Masih kalah keren dari Surabaya.Di Surabaya mungkin kata ini sama dengan carteran.See,lebih keren kan?
  • Sewa,Kalau menurut KBBI,sewa artinya pemakaian sesuatu dengan membayar uang.misalnya sewa rumah,sewa mobil,sewa Gedung dsb.Tapi jangan heran kalau naik kendaraan umum di Jakarta dan mendengar kenek(kondektur) berteriak “tunggu ada sewa…sewa….!”.Sewa disini artinya adalah penumpang!,ya.. penumpang.Saya gak habis pikir bagaimana ceritanya ‘sewa’ yang merupakan kata kerja berubah arti menjadi ‘penumpang’ yang adalah kata benda.
  • Buru,masih diambil dari dialek para kenek.Buru biasanya diucapkan sebagai kata perintah ; buru..!buru…! Kata ini jelas berasal dari kata ‘buruan’ yang mungkin sama artinya dengan ‘cepetan’,hurry ! atau get rush !.Bagi saya tetep saja pemakaian kata ‘buru’ ini enggak tepat.it’s just not fit in my ear .why they dont stay to say it ‘buruan’ ?.walaupun buruan juga tidak begitu mengena di pikiran saya.Saya lebih prefer dengan ‘cepetan’ yang jelas maknanya.’cepetan’ bisa diartikan -lebih cepat dong-,nah kalau ‘buruan’? mungkin bisa diartikan -lebih cepat dong (karena ada sesuatu yang harus diburu atau ada yang sesuatu yang sedang memburu kita)-……..begitu kali ya?auk ah pusing…
  • Kondangan,Tidakada yang salah dengan kata ini.Di Jakarta kondangan berarti menghadiri acara pernikahan.Walaupun dalam bahasa jawa -sebagai asal kata kondangan-sebenarnya kondangan tidak melulu soal acara pernikahan.Bagi saya kata ini agak ndeso he..he…kali ini sih soal selera.Bagi saya kok lebih enak “saya mau ke acara nikahannya si A” daripada ” saya mau kondangan ke si A”.Well,namanya juga selera.
  • Umum,Lagi-lagi kalau menurut kamus,umum artinya menyeluruh,tidak khusus.Tapi jangan kaget kalo di Jakarta kata umum bisa melenceng jauh penggunaanya.Nih contohnya;A :” Elo kesini naik apa? “,B: “Gue kesini naik umum”. Ternyata ‘umum’ di Jakarta bisa berarti angkutan umum.Bisa angkot,kopaja,metromini atau bis kota.Aneh memang.’umum’ kok dinaikin. he…he..
  • Najis,berasal dari bahasa arab,artinya kotoran yang meyebabkan terhalangnya kita beribadah kepada Allah SWT.Dalam Islam,najis digolongkan menjadi beberapa bagian.diantaranya,yang paling berat adalah najis mughaladhah.Tapi di Jakarta,kata najis sudah mengalami perluasan makna.Bahkan orang-orang yang mungkin enggak tahu asal muasal dan arti sebenarnya dari kata najis pun ikut-ikutan menggunakannya dalam perckapan sehari-hari.Di Jakarta,Najis digunakan secara luas dalam pergaulan untuk mengeskpresikan sesuatu yang menjijikan atau norak.Sama maknanya dengan Nggilani (coro suroboyoan) atau Njijiki (coro semarang & jogja-an).
  • Ketengan,artinya kurang lebih sama dengan eceran.Entah ketengan ini merupakan serapan dari bahasa daerah mana tapi bagi saya tetap kedengaran norak.
  • Boleh,Di Jakarta kata yang satu ini sering diucapkan oleh mbak-mbak penjaga toko.”Boleh, mas….boleh?”.”Boleh bajunya..”,”Boleh Sepatunya..”,”Boleh cd-nya maas,…..”.Nah loh,Bagi orang yang enggak ngerti pasti bingung emang ‘boleh’ ngapain?.Ternyata ‘boleh’ disini sama artinya dengan silahkan.Saya melihat penggunaan kata ‘boleh’ disini tidak tepat dan serba nanggung.Kenapa sih nggak sekalian aja bilang “silahkan mas,boleh dilihat-lihat bajunya..”.

Well IMO,Ternyata kadang-kadang Jakarta juga bisa norak,kampungan dan nggak modern.Salah satu contohnya dalam penggunaan bahasa.

Cawang, May 16th 2008

9 Tanggapan

  1. kurang kerjaan sih gak, atau memang terlalu sok kritis juga gk, tapi lebih tepatnya sama persis seperti judul anda “norak”.
    sangat subjektif tidak memiliki kajian asal jeplak, singkat kata menggambarkan kepribadian egois.

    Pengkolan : diambil dari kata pangkalan, biasanya tiap tikungan gang, pertigaan, perempatan dll, yang biasanya ramai dengan tukang ojek dll, jadi tidak melulu tikungan, lalu bbrp anak2 muda zaman dulu plesetin2 gaul jadi pengkolan.

    apa yg salah dgn omprengan=carteran=tumpangan, sama aja ah.

    mempermasalahkan kata sewa pada kondektur..? duh ribet deh kalo ada kondektur tiap ada penumpang bilang “ada penumpang mau sewa/naik” lagian sewa betul juga donk, gak mungkin anda naik angkot dibawa pulang angkotnya kan?!

    kondangan = asal kata dari ke undangan

    yg lainya malas komentar karena tidak penting dan “gak banget” buat dibahas.

    dari tulisan anda terlihat bahwa anda sedikit ter “influens” dgn bahasa asing, anda lupa jika bahasa asing tersebut juga memiliki “slang”, yg mungkin tetep keren bahasa slang asing dibanding bahasa sendiri.

    btw, saya tidak tahu betul nama asli anda siapa ya? apakah sekeren dengan yang anda maksud?
    saya yakin alma ataupun almaokay bukan nama asli anda, dan menurut saya itu tidak keren sama sekali juga.😀

  2. cacat lo..jangan sok tau

  3. aq m4u qomen, tp taqudd 4hh, t4r aq d1bil4ng n0r4qq, kh4n j4d1 cedd1chh >,<

  4. OKAY lah kalo beg beg begitu!

  5. yeeee….gaya lo ngatain bahasa orang jakarta norak…!!! entu mang dah dari nenek moyang tauuuuu….!!! msng2 daerah berhak make bahasa asalnya termasuk jakarta, berarti lo orang yg gak bs menghargai…N lo jg gak berhak dihargain…tersinggung nih gw sebagai orang betawi asli lo hina2 bahasa sehari2 gw…*keluar asep dari kepala…*

  6. Reblogged this on fictionpeople and commented:
    asik om kosakatanya jakartanya..

  7. job is jakarta no komen broo as as

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: